Senin, 06 Oktober 2008

SEJARAH BATIK

TAMPAKNYA kain-kain batik bersejarah dari Indonesia yang selama ini dikumpulkan-atau mungkin lebih tepatnya ’diselamatkan', . karena batik merupakn kesenian asli dari indonesia,makanya batik harus di pertahankan.
Seni batik dari keraton di Jawa dan Sumatera pada masa keemasannya seraya menempatkan arti dan peran batik dalam tatanan sosial, budaya, dan politik kurun waktu tahun 1880-1930, dalam buku ini aspek historis dan elemen simbolisme batik masa silam sampai masa kini (kontemporer), disuguhkan dalam konteks lebih luas, meliputi pelbagai aspek dari dinamika perjalanan sejarah batik.
Diwariskan generasi pendahulu kita sebagai ekspresi tradisi keahlian dan kehalusan kekayaan budaya penuh simbol keluhuran, tekstil tua bersejarah di mana batik termasuk di dalamnya, sesungguhnya telah memainkan peran penting dalam perjalanan sejarah kita.
Berdasarkan pada referensi yang begitu luas dan bervariasi, mengacu tidak saja pada hasil pemikiran ahli batik internasional namun juga suara-suara pemerhati batik asli Indonesia, representasi sejarah perjalanan batik yang dibahas dalam buku ini terasa cukup seimbang. Dengan cerdik ulasannya mengenai batik Indonesia itu diejawantahkan dalam tujuh subjudul tematis, yakni “asal-usul batik”, ‘aspek tradisi kedaerahan batik’, ‘motif dan arti batik’, ‘pengaruh modern terhadap batik’, ‘batik sebagai kostum’ dan ‘batik sebagai seni’. Dilengkapi serangkaian foto batik, buku mengenai keindahan, keluhuran, dan arti penting batik bagi jati diri kita ini pun hadir begitu meyakinkan.

Modernisasi Batik.

Bangga. itulah seharusnya yang harus kita miliki sebagai bangsa Indonesia karena pemilik asli kesenian batik. Tapi, apakah cukup rasa bangga itu dapat melestarikan batik? Jawabannya pastilah TIDAK.
beberapa saat yang lalu kita marah karena BATIK yang jelas-jelas milik kita, bangsa Indonesia diakui tetangga. TERUS bagaiamana usaha kita agar BATIK tetap menjadi milik dan kebanggaan kita? sementara kita sendiri, KAUM MUDA malu untuk mengenakan kain batik (meskipun tidak semuanya, itupun pasti dalam acara tertentu).
kembali kepada permasalahan PEREBUTAN BATIK.
sebuah kesenian memang berhak untuk diklaim siapa yang menciptakannya, tetapi seorang pencipta tidak boleh melarang seseorang untuk mengembangkannya.
saya curiga sama bangsa saya sendiri, jangan-jangan kita meraung ketika batik dicoba dikembangkan negara lain, kemarahan yang melandasi adalah takut untuk disaingi. WADUH... persaingan tidak akan pernah membuat orang terpuruk dan atau tersingkir. tidak ada yang kalah dalam persaingan, karena persainganlah yang membuat orang dapat survive terhadap apa yang dimiliki. SAMA SAJA, ketika kita ingin menganggap batik masih milik kita selamanya maka kita pun harus membanggakan, merawat, dan mengembangkannya. SALAH SATU CARANYA adalah kita GENERASI MUDA tidak malu untuk mengenakan BATIK dalam acara dan suasana apa pun. kita juga tidak boleh menganggap batik adalah pakaian orang tua atau pakaian kuno karena BATIK BUKAN PAKAIAN KUNO.

batik sutra

batik sutra adalah suatu seni lukis yang ditorehkan di atas kain sutra sehingga menjadi sebuah hasil karya seni yang memiliki ciri khas sendiri.
Batik memiliki ciri khas sendiri dibandingkan dengan lukisan yang lain. meskipun kadang terlihat seolah gambar yang asal-asalan dibuat, tetapi sebenarnya di dalamnya terdapat sebuah kepaduan gambar yang memiliki makna tertentu.